Sunday, April 3, 2011

menggapai cita

jika ana kata ,
di dunia ini, hanya yang terbaik dan terkuat akan menang.. antum setuju?


jika ana kata ,
di dunia ini, hanya yang berusaha sungguhsungguh melebihi orang lain sahaja yang akan dapat apa yang dicita.. antum setuju?


jika ana kata ,
di dunia ini, mustahil untuk keajaiban berlaku bagi mereka yang tidak pernah berusaha.. antum setuju?


hakikatnya,
terlalu banyak perkara di dunia ini yang tidak boleh digapai.. walau sejauh mana pun kita berusaha.kita rasa dah berusaha bersungguhsungguh.tapi Allah lebih mengetahui.kita rasa dah doa banyakbanyak.tapi Allah lebih mengetahui.bukan segala yang dihajat,diusaha dan didoa akan kita dapat.kerana Allah lebih mengetahui..


some are meant for us, while some are just not ours.


Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
- Surah Al-Baqarah : 216


ana pernah berharap untuk capai banyak perkara.looking back, it was as if i had no other ambitions:
menjadi terhebat - pernah
menjadi known - pernah
menjadi pandai - pernah
menang banyak acara - pernah
jadi tu jadi ni - pernah


TAPI,
tak semua ana berjaya capai.boleh kata, tiada langsung!tapi ana tak pernah berputus asa untuk berharap.walaupun ana tahu kadang space and time-constrain serta usaha yang sikit tidak memungkinkan ana untuk capai semua itu.kalau nak disenaraikan, berjela.namun dalam banyakbanyak yang dicitakan itu, ada satu citacita yang tidak pernah luput sejak dari ana kenal apa itu manusia sampai sekarang.


to be someone.


ana mungkin takkan dapat gapai cita yang lain.mungkin kalau ana berharap menjadi actuarist, tapi tempat untuk ana lebih kepada bidang perubatan (amiin~) , ana tak kisah. yang penting dengan pekerjaan yang ana lakukan, ana dapat jadi someone.bukan untuk membangga atau riak.tapi supaya ana dapat lakukan something untuk masyarakat. dari kecil sampai sekarang, i cant help but feel that sumn is just not right with our society.dan ana berharap ana dapat mengubah kenyataan itu.


ya,
18 tahun.umur yang muda untuk berharap jauhjauh,bercita tinggitinggi.tapi bukankah Usamah bin Zaid RA sudah menjadi Panglima Perang termuda ketika ini?bukankah Al-Fateh itu yang menaiki takhta pada usia 19 tahun, kemudiannya dikenali sebagai manusia hebat yang membuka Konstantinopel dengan kekuatan mental, fizikal, dan spiritualnya?


waktu muda inilah sepatutnya kita merancakkan segala usaha mencapai impian.terlalu banyak yang boleh dilakukan dengan kudrat dan semangat yang berkobar!ana jadi pelik, kenapa mereka mengatakan zaman tuatua adalah "usia emas", walhal zaman mudamuda inilah telah lahirnya ramai pencetus revolusi dan penggerak bangsa.golongan yang lantang suaranya dan bisa menggegarkan pimpinan yang lena di kerusi pemerintahan!


sungguh, kenyataan tentang usia emas ini perlu ditukar.kerana zaman muda adalah zaman keemasan yang sebenar!


Dari Aisyah r.a : Rasulullah saw bersabda, "Apabila salah seorang kamu bercita-cita maka hendaklah ia perbanyak, kerana ia hanya meminta kepada Tuhannya."
- Sahih, Riwayat Thabrani dalam Al-Ausath dari Aisyah [0532]
Kitab Al-Jamiush Shaghir


ana yakin , walaupun nanti "mungkin" ada citacita ana yang tak tergapai, kenyataan itu bukannya penghalang untuk ana putus asa awalawal!yang penting, change for a greater good. :)


DONT ERASE YOUR FUTURE.

p/s: actuary ke medic? =_="

1 comment:

Zalikha said...

Yosh! kono sakubun ga suki datta!
dakara gambarimashou ne!

haha..baca post ni tetiba rasa mcm tengok citer jepun plak.bersemangat!

tak kisah la course apa2 kan?sbb yg datang tu dah jodoh dari Allah and the least we can do is treat it nicely :)

ganbatte ne! ^_^