Wednesday, June 21, 2017

Twentieth June, Two Thousand Seventeen

"We're all crazy here. We're all a little mad."

Kita pernah dilanda hujan sepanjang perjalanan yang kita lalui. Kita pernah menghadap terik matahari yang tak tahu kita sedang cuba menghindarinya. Kita pernah melawan arus sungai yang deras. Kita pernah menyelami lautan.

Kita pernah melihat matahari itu terbit, bersama. Kita pernah memandang bulan purnama, lalu kita terdiam, terpesona.

Monday, June 12, 2017

Lukisan


Kamu boleh menulisku bila mahu.

Kamu boleh jadikan aku kalimat tanya dan soal, sekaligus menulis sendiri jawapannya. Kamu boleh menjadikanku kalimat pernyataan, walaupun berupa berbagai kiasan yang tafsirannya takkan pernah lelah kita bahas dan ertikan. Sebagaimana kita selalu lakukan, atau kamu sudah lupa?

Kamu pun boleh menulisku sebagai angka. Menjadikan aku hari, minggu, bulan, tahun dan saban waktu kala kamu berjuang menjadi diri sendiri di hari muka. Membawa bilangan harapan dan doa dan kudrat dan pengalaman - tak terkirakan. Atau menjadikan aku angka yang menunjukkan waktu-waktu tertentu saat kau dilabuh kesepian.

Sunday, June 11, 2017

The Place Behind It All


I was not suicidal in that 'woe is me' type of way. I did not consider myself a victim or blamed anything on anyone but myself. I didn't see the world as this horrible oh so cruel world that was impossible to live in.

I was suicidal in that I desperately needed everything to stop. I desperately wanted to not exist. To disappear. To not matter. To be lost in non existence. To feel nothing. To be nothing. To just fade as if I was never important. Never real.

To not feel suffocated and confused. Numb but screaming. Erratic and panicked like I was drowning.

The exhaustion pushing me to the edge in that I wanted to stop trying to swim to shore. To just sink to the bottom and swallowed by the darkness.

That's what it felt like.